- Jaman pra-sejarah
- Jaman transisi
- Jaman revolusi industri dan pasca revolusi industri
- Jaman modern
- Jaman Sangat Canggih
Do we need education technology to achieve quality teaching/learning? Belajar memiliki tiga atribut pokok ialah: -> Belajar merupakan proses mental dan emosional atau aktivitas pikiran dan perasaan. ->Hasil belajar berupa perubahan perilaku, baik yang menyangkut kognitif, psikomotorik, maupun afektif. ->Belajar berkat mengalami, baik mengalami secara langsung maupun mengalami secara tidak langsung (melalui media).
1. Kali ini berita terkini akan dibagiin buat pembaca blog ini, yaitu bagaimana cara mempercepat upload. Informasi yang dibagiin antara lain cara upload, pengertian, aplikasi dan situs upload. Pengertian Upload Apa itu Upload? Upload, atau yang disebut unggah dalam teknologi informasi adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan proses pemindahan data elektronik antara dua komputer atau sistem serupa lainnya. Mempercepat internet memang udah jadi pengetahuan umum yang kudu diketahui, apalagi kalo kamu lagi ngakses internet di warnet. Cara Upload Upload biasanya dilakukan untuk memindahkan file / content (atau bisa juga disebut meng-copy) antara komputer ke internet, misalnya untuk menambahkan gambar di blog, facebook, friendster, atau menambahkan file di email (dalam bentuk attachment), atau untuk memasukkan file-file ke dalam hosting. Uploading bisa dilakukan dengan menggunakan software / aplikasi upload, atau dengan memanfaatkan situs yang khusus untuk digunakan untuk menyimpan file kamu di internet. Situs Upload Situs upload (media sharing) umumnya dibagi menjadi beberapa jenis beserta contohnya, yaitu: 1. Gambar upload (picture sharing): imageshack.us, tinypic.com, imagesharing.com, flickr.com 2. File upload (file sharing): 4shared, mediafire, rapidshare. 3. Video upload (video sharing): youtube, metacafe, google video. Umumnya situs upload tersebut tidak membutuhkan pendaftaran account, namun ada beberapa yang memang membutuhkan pembuatan account baru dengan mendaftarkan email kamu dan menjadi member (biasanya gratis). Kelebihannya, situs uploading tersebut dapat langsung dibuka melalui browser kamu (browser yang umumnya disupport adalah firefox atau internet explorer). Aplikasi Upload Umumnya bagi web developer atau yang telah memiliki website, aplikasi upload memang merupakan tool wajib yang perlu dimiliki untuk mempercepat upload. Aplikasi upload yang biasa dipakai adalah yang bekerja dalam protokol FTP (File Transfer Protocol), dimana proses upload berbeda dengan proses upload yang dilakukan melalui situs upload. Kelebihan fungsi upload dengan menggunakan aplikasi khusus ini adalah file yang ditransfer dapat diresume (dilanjutkan kembali) apabila file yang ditransfer terputus ditengah jalan seperti yang sering terjadi apabila Dipersembahkan oleh website Gosip dari Oktavita.Com
2. kamu melakukan upload melalui situs upload (terutama bila kamu lagi upload file besar). Contoh aplikasi upload ini adalah Cute-FTP dan FileZilla. Mempercepat Upload Kecepatan upload sebenarnya tergantung dari beberapa hal, yaitu: bandwidth koneksi internet kamu, kondisi jalur koneksi internet (sinyal, noise dalam kabel) dan bergantung pada ramai atau tidaknya situs upload. Untuk mengetahui kondisi kecepatan internet kamu dan mengetahui waktu yang kamu butuhkan untuk mengupload ukuran tertentu, kamu bisa gunain speedtest.net: Arahkan browser kamu ke http://speedtest.net Klik pada server untuk ngetest kecepatan bandwidth internet kamu: Dipersembahkan oleh website Gosip dari Oktavita.Com
3. Tunggu hingga test selesai Klik pada view upload speed untuk mengetahui kecepatan upload maksimum yang dapat kamu lakuin dan waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan proses upload. Dipersembahkan oleh website Gosip dari Oktavita.Com
4. Cara Mempercepat Upload Walaupun tergantung dari beberapa kondisi, ada juga tips mempercepat upload yang bisa kamu gunain: 1. Manfaatkan aplikasi / software upload yang disediakan (bila ada) untuk mengupload pada situs upload tertentu (beberapa situs upload menyediakan software untuk memudahkan upload seperti easy-share, ziddu, atau 4shared). 2. Gunakan jalur FTP untuk mengupload file, karena disamping lebih stabil, protocol ini lebih direkomendasikan karena fitur resume-nya untuk melanjutkan transfer file yang terputus. 3. Tutup semua aplikasi dan browser yang menggunakan koneksi internet untuk mengurangi beban proses transfer upload sehingga proses upload berjalan lebih cepat tanpa intervensi dari aplikasi lainnya yang memakan bandwidth internet kamu. 4. Cari server situs yang lebih dekat dengan latency yang rendah. Ini dapat kamu cek dengan menggunakan aplikasi pingplotter atau dengan menggunakan perintah ping pada command prompt windows. Semakin kecil angkanya semakin baik. Semoga bermanfaat. Chee-U .^_^. Dipersembahkan oleh website Gosip dari Oktavita.Com
Kutipan dari ForumIF.
Bagi user awam, biasanya untuk membantu meningkatkan performa OS Windows, defrag adalah cara utama.
Namun ternyata, ada bbrp jalan lain yang dapat membantu Anda meningkatkan performa Windows lebih baik lagi.
Berikut ini terdapat tips2 yang diambil dari artikel pakar luar negeri:
1. Untuk menurunkan waktu booting dan meningkatkan performa, tidak usah menggunakan software defrag pihak ketiga, gunakan saja perangkat Defragmenter yang buatan (built-in) Windows, tidak akan jauh beda. Dan juga, sebaiknya menggunakan Harddisk dengan tipe Ultra-133 atau Serial ATA (SATA) dengan buffer 8-MB.
2. Jika RAM PC kurang dari 512 MB, maka sebaiknya ditambah kapasitas memorinya. Hal ini relatif tidak mahal dan akan membantu meningkatkan performa sistem Anda secara dramatis.
3. Pastikan file system yang digunakan Windows XP adalah NTFS. Cara memeriksanya:
a. Buka Windows Explorer (My Computer)
b. Klik kanan pada drive C:
c. Klik Properties.
Kalau ternyata file system Anda menggunakan FAT32, maka untuk mengubahnya adalah dengan cara sebagai berikut:
- Backup data-data penting dulu ya.
- Klik Start > Run > ketik CMD
- Setelah muncul jendela Command Prompt, ketik:
code:
Convert C: /FS:NTFS
Catatan: Komputer jangan disela ketika melakukan konversi ini, dan juga dalam keadaan bebas dari virus. File system yang digunakan oleh drive bootable (biasanya C bisa FAT32 atau NTFS. Saya sangat merekomendasikan untuk menggunakan NTFS demi keamanan superior, ketahanan dan efisiensi ruang yang lebih besar.
4. Non aktifkan File Indexing. Layanan File Indexing mengekstraksi informasi dari dokumen-dokumen dan file-file lainnya yang ada pada harddisk dan membuat sebuah "searchable keyword index" (index keyword pencarian). Bisa dibayangkan proses ini sangat memberatkan sistem.
Cara kerjanya sbb:
Seorang user mencari kata, frase, atau properti sebuah dokumen, dari dokumen-dokumen yang jumlahnya ratusan atau ribuan dan ia tidak tahu nama dari dokumen yang dicari. Windows XP dengan fungsi built-in search masih bisa melakukan berbagai macam jenis pencarian tanpa melibatkan Indexing Service. Tapi agak lebih lama. Sistem Operasi harus membuka tiap file ketika diminta tolong mencari apa yang user inginkan.
Kebanyakan orang tidak membutuhkan fitur pencarian ini. Yang biasanya membutuhkan adalah lingkungan perusahaan yang besar dimana ribuan dokumen diletakkan pada paling tidak satu server. Akan tetapi jika hanya semacam system builder, yang kebanyakan kliennya adalah bisnis kecil dan menengah, dan jika para klien tidak membutuhkan fitur tersebut, saya rekomendasikan supaya mendisfungsikannnya (disable) layanan tersebut.
Caranya Mendisfungsikannya:
a. Buka Windows Explorer (My Computer)
b. Klik kanan pada drive C:
c. Pilih Properties
d. Hilangkan tanda centang (checklist) "Allow Indexing Service to index this disk for fast file searching."
e. Klik tombol Apply, muncul: apply changes to "C: subfolders and files"
f. Klik tombol OK.
Jika ada pesan peringatan atau error muncul (seperti "Access is denied"), klik tombol Ignore All.
5. Update driver VGA dan chipset motherboard, termasuk update BIOS dan konfigurasinya. Carilah info-info tentang konfigurasi BIOS secara tepat di internet.
6. Kosongkan folder Prefetch windows setiap 3 bulan atau lebih.
Windows XP merekam sebagian dari data atau aplikasi yang sering digunakan agar membuat proses load kelihatan lebih cepat ketika dipanggil oleh user. Hal ini bagus, tetapi untuk waktu yang lama, folder prefetch bisa jadi kelebihan muatan referensi file dan aplikasi yang tidak lagi digunakan. Jika hal itu terjadi, Windows XP akan membuang-buang waktu dan memperlambat performa sistem, ketika melakukan load aplikasi atau file. Tidak ada yang penting dalam folder tersebut, dan seluruh isinya aman untuk dihapus.
Folder tersebut terletak di: C:\WINDOWS\Prefetch\
7. Sekali sebulan jalankan disk cleanup.
Caranya:
a. Buka Windows Explorer (My Computer)
b. Klik kanan pada drive C:
c. Pilih Properties
d. Klik tombol Disk Cleanup dan delete semua file temporer.
8. Pada Device Manager, klik ganda pada IDE ATA/ATAPI Controllers device, dan pastikan DMA di-enable (diaktifkan) untuk tiap drive yang terhubung ke Primary Controller dan atau Secondary controller.
Lakukan hal ini dengan cara:
a. Klik ganda pada Primary IDE Channel. kemudian klik tab Advance Settings.
b. Pastikan Transfer Mode -nya diset pada "DMA if Available" untuk kedua Device 0 dan Device 1.
c. Lakukan hal serupa pada Secondary IDE Channel.
9. Upgrade Pengkabelan.
Untuk peningkatan teknologi harddisk, dibutuhkan pengakabelan yang akan mendorong performa lebih baik.
Pastikan untuk menggunakan kabel 80-wire Ultra-133 untuk semua device IDE dan gunakan konektor yang cocok dengan socket Master/Slave/Motherboard.
Kalo Device-nya cuma satu, harus dihubungkan pada konektor yang paling ujung dari kabel pita (kabel data), jangan pada konektor yang di tengah kabel pita, jika tidak, maka akan terjadi masalah sinyal. Pada harddisk ultra DMA, masalah sinyal ini bisa mencegah harddisk memaksimalkan potensinya.
10. Buang semua spyware dari komputer.
Gunakan program gratisan seperti AdAware buatan Lavasoft atau SpyBot Search & Destroy. Setelah program ini terinstal, pastikan untuk melakukan cek update dan mendownloadnya jika ada, sebelum melakukan pencarian spyware di komputer.
Apapun program yang ditemukan bisa dihapus secara aman. Semua program gratisan yang meminta spyware untuk dijalankan tidak akan berfungsi lagi. Jika program-program gratisan itu masih dibutuhkan tinggal instal lagi saja.
11. Buang semua program atau item yang tidak perlu dari rutin (routin) Windows Startup dengan menggunakan utilitas MSCONFIG.
Caranya:
a. Klik Start > Run > ketik MSCONFIG > klik OK
b. Klik tab StartUp –> kemudian hilangkan checklist (tanda centang) dari program yang tidak diinginkan.
Tidak paham dengan item-item tersebut? Kunjungi WinTasks Process Library. Situs itu memuat proses sistem, aplikasi yang diketahui dan juga tentang referensi spyware dan penjelsannya. Atau bisa diidentifikasi nama item-item tersebut secara langsung dengan menggunakan google.
12. Buang semua program yang tidak digunakan dari Add/Remove Programs di Control Panel.
13. Matikan beberapa atau semua animasi yang tidak dibutuhkan dan nonaktifkan (disable) active desktop.
Pada kenyataannya, untuk optimasi performa, matikan semua animasi. Windows Xp menawarkan banyak setting-setting yang berbeda pada bagian ini.
Caranya:
a. Klik System Icon di Control Panel
b. Klik tab Advance
c. Klik tombol Settings pada kotak Performance.
d. Hilangkan checklist (tanda centang) opsi apa saja yang tidak ingin dijalankan.
Atau bisa langsung klik pada Radio Button: Adjust for best performance.
14. Kalo bisa mengedit Registry Windows XP, lakukan untuk meningkatkan performa XP.
Bisa menggunakan software tweak atau manual mengedit registry. Di internet sudah banyak tersebar.
15. Kunjungi situs update Microsoft Windows secara rutin dan download semua update yang berlabel Critical.
Download juga Optional update yang dibutuhkan. (ingat, kalau software OS windows XP -nya bajakan, jangan coba-coba untuk mengupdate, bisa dikasih "stempel" tanda bajakan sama Microsoft yang justru akan memperlambat sistem ketika booting dan running).
16. Update anti virus dalam sepekan sekali atau bahkan harian. Pastikan hanya satu software yang terinstal. Menggabungkan lebih dari satu antivirus hanya akan mengundang penyakit bagi performa dan kahandalan komputer.
17. Pastikan font yang terinstal kurang dari 500 jenis saja pada komputer. Makin banyak font, makin lambatlah sistem.
18. Jangan partisi harddisk. (Opsional saja)
NTFS File System Windows XP berjalan lebih efisien pada satu partisi yang besar. Data tidak lebih aman pada partisi terpisah, dan format ulang tidak dibutuhkan untuk instal ulang Sistem Operasi (OS). Satu partisi ini berfungsi agar tidak ada pembatasan oleh partisi akan tetapi akan dibatasi oleh ukuran kapasitas harddisk itu sendiri. Sehingga tidak perlu melakukan resize partisi yang meghabiskan waktu dan resiko kehilangan data.
19. Lakukan pengecekan terhadap sistem RAM untuk memastikan beroperasi dengan baik.
Saya merekomendasikan untuk menggunakan program gratisan MemTest86.
Setelah didownload, bisa membuat bootable CD atau disket (sesuai pilihan) yang akan melakukan 10 macam tes pada memory PC secara otomatis setelah malakukan boot dengan CD atau disket yang dibuat. Biarkan semua tes berjalan sampai paling tidak melewati 3 tes selesai dari 10 tes. Jika program mendapati error, matikan dan cabut listrik komputer, cabut RAM memory, ganti dengan yang lain dan lakukan tes lagi. Ingat, memory yang rusak tidak bisa diperbaiki, dan hanya bisa diganti.
20. Jika terdapat CD atau DVD recorder / writer, carilah update firmware dari pabriknya. Pada beberapa kasus, upgrade terbukti bisa mempercepat recorder tersebut dan biasanya gratis.
21. Non aktifkan (disable) service (layanan) yang tidak penting.
Windows XP memasang banyak service yang tidak dibutuhkan. Untuk menentukan service apa saja yang tidak dibutuhkan, buka situs Black Viper untuk konfigurasi Windows XP.
22. Jika tampilan tunggal Windows Explorer mengalami masalah ketika menampilkan file dan menghambat sistem operasi, lakukan langkah berikut:
a. Buka My Computer
b. Klik Tools
c. Klik Folder Options…
d. Klik tab View
e. Geser / gulung ke bawah menuju "Launch folder windows in a separate process", aktifkan opsi ini. Setelah komputer di-restart, opsi ini akan berjalan.
23. Setidaknya sekali setahun, buka casing komputer dan bersihkan semua debu dan "puing-puingnya". Sementara itu cek juga kipasnya, apakah putarannya masih proporsional.
Meringankan Kerja CPU Waktu selesai menginstall ulang Windows, kinerja CPU begitu ringan (ya iyalah..kan belum ada software lain yang diinstall). Tapi, kenapa lama kelamaan Proses kinerja komputer semakin berkurang (LEMOT).
Mungkin setelah kawan-kawan mengikuti tips ini, kinerja komputer yang kawan-kawan miliki akan bertambah (lebih ringan dari sebelumnya).
Berikut tips cara meringankan kerja CPU:
Pertama
Buang semua file Sampah. Untuk lebih mudahnya gunakan saja software CCleaner.
Matikan fungsi dari System Restore.
Ketiga
Jika komputer anda mendukung Hibernate, matikan segera. Buka Control Panel -> Power Options. Pada tab Hibernate, hilangkan ceklist pada Enable Hibernate.
Keempat
Defrag secara rutin Hardisk minimal sebulan sekali. Jika kawan-kawan selesai menginstall ulang windows dan software-software tambahan. Segeralah mendefrag hardisk untuk menunjang kinerja komputer. Star Menu -> All Programs -> Accesories -> System Tools -> Disk Defragmenter.
Kelima
Hilangkan semua program yang berjalan ketika Startup (yang tidak penting saja). Buka Run, lalu ketik msconfig. Pada menu Startup, hilangkan ceklist pada nama program yang tidak perlu.
Keenam
Untuk mempercepat proses Loading windows. Gunakan software tambahan yaitu Microsoft Bootvis. Kawan-kawan bisa mencarinya di Abah Google.
Ketujuh
Gunakan Themes yang sederhana saja (yang tidak memakan banyak memory).
Kedelapan
Matikan beberapa fungsi Service Windows. Buka Run, ketik services.msc
Matikan service-service dibawah ini:
> Application Management
> Alerter
> Automatic Updates
> Background Intelligent Transfer Service
> Error reporting service
> Help and Support
> HTTP SSL
> Indexing Service
> IPSEC Service
> Messenger Netmeeting Remote Desktop Sharing
> Portable Media Serial Number Service Remote Desktop Help Session Manager
> Remote Registry
> Smart Card
> SSDP Discovery Service.
> TCP/IP Netbios Helper
> Uninterruptible Power Supply
> Universal Plug and Play Device Host
Blog ini mungkin tidak seindah dan seistimewa dengan blog laen... tapi blog ini mudah-mudahan bisa bermanfaat Gan..!! maklum baru belajar gan...Teknologi komunikasi berkembang cepat dengan meningkatnya perkembangan teknologi elektronika, sistem transmisi dan sistem modulasi, sehingga suatu informasi dapat disampaikan dengan cepat dan tepat.